tiba-tiba , daun kekuningan gugur lagi
satu-satu ,
di halaman kontang tak berpenghuni
bekalan apa yang dibawa
di bawah kolong gelap
pekat seorang diri
aku hanya perantau di maya ini
apakah esok masih ada lagi ?
atau aku sudah terbaring
di ruang sempit dan sunyi ini !
telah bertahun usia ini
diulit mimpi indah dan gelak tawa
saban masa
hingga ku lupa menyebut namaMu
sedangkan Engkau sentiasa menanti . . . .
Tuhan yang maha pengasih
maha penyayang
berikan aku kesempatan
ruku' dan sujud
padamu . . .
sebelum Kau tamatkan perjalanan ini .
indahnya cinta padaMu
creditedby : sahabat
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.